Komisi Uni Eropa Ajukan Penundaan Pelaksanaan Kebijakan EUDR Hingga 30 Desember 2025

Komisi Uni Eropa Ajukan Penundaan Pelaksanaan Kebijakan EUDR Hingga 30 Desember 2025

BRUSSELS – Komisi Uni Eropa telah mengumumkan panduan tambahan untuk mendukung implementasi Peraturan Deforestasi Uni Eropa (EUDR). Selain itu, Komisi juga mengusulkan perpanjangan waktu pelaksanaan untuk perusahaan besar hingga 30 Desember 2025 dan untuk perusahaan mikro serta kecil hingga 30 Juni 2026. Usulan ini dibuat berdasarkan masukan dari para pemangku kepentingan global yang menyatakan kekhawatiran tentang kesiapan mereka menghadapi aturan baru tersebut.
Panduan tambahan ini diharapkan dapat memberikan kejelasan bagi perusahaan dan otoritas penegak hukum dalam menerapkan peraturan tersebut. Meski secara teknis perangkat implementasi sudah siap, Komisi Eropa mencatat bahwa beberapa mitra global, termasuk negara-negara anggota, belum sepenuhnya siap. “Perpanjangan 12 bulan ini akan memberikan waktu untuk memastikan implementasi yang efektif dan tepat,” ungkap Komisi Eropa dalam keterangan resmi didapat InfoSAWIT, Kamis (3/10/2024).Panduan baru ini terdiri dari 11 bab yang mencakup berbagai isu penting, seperti definisi hukum, kewajiban ketertelusuran, serta aturan bagi perusahaan mikro dan kecil. Selain itu, panduan ini juga mencakup pembaruan hukuman serta klarifikasi tentang konsep ‘degradasi hutan’ dan ‘operator’ dalam konteks hukum EUDR.
Komisi Eropa juga memperkenalkan kerangka kerja strategis untuk kerja sama internasional guna mendukung negara-negara yang terlibat dalam rantai pasokan pertanian bebas deforestasi. Dalam kerangka ini, lima area tindakan prioritas, termasuk dukungan bagi petani kecil, akan menjadi fokus utama. Selain itu, kerangka tersebut juga menyoroti delapan prinsip utama, termasuk pendekatan berbasis hak asasi manusia, untuk mendorong transisi yang adil dan inklusif.
Sebagai bagian dari implementasi, sistem IT khusus untuk pendaftaran uji tuntas oleh perusahaan akan mulai beroperasi pada bulan November 2024. Sistem ini dirancang untuk mempermudah perusahaan dan pedagang dalam mendaftarkan pernyataan uji tuntas mereka sebelum undang-undang resmi berlaku. Komisi Eropa berharap Parlemen Eropa dan Dewan dapat menyetujui usulan perpanjangan waktu pelaksanaan ini sebelum akhir tahun, sehingga semua pemangku kepentingan dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi tantangan besar terkait deforestasi global.Dengan panduan tambahan dan perpanjangan waktu yang diusulkan, Komisi Eropa optimis bahwa implementasi EUDR akan berjalan lancar. Diharapkan, negara-negara mitra dan perusahaan akan memanfaatkan waktu tambahan ini untuk menyempurnakan persiapan mereka. Di sisi lain, Komisi Eropa juga akan terus melakukan dialog dengan negara-negara terkait untuk memastikan kepatuhan dan pelaksanaan yang efektif pada masa mendatang. (T2)

 

oleh Redaksi InfoSAWIT
Editor: Redaksi InfoSAWIT